Posted on

menemukan agama yang paling sempurna

Sebuah soal cerita religius untuk adik-adik yang cantik, yang ganteng dan yang yummy:

Ayah bekerja di sebuah perusahaan yang mengeruk sumber daya alam dari seluruh penjuru bumi. Dengan segala cara mengumpulkan profit, tanpa peduli dengan nasib manusia maupun alam di sekitar area kerjanya. Di semua tempat yang dieksploitasi selalu menimbulkan kerusakan yang parah banget. Walaupun keji, Ayah digaji tinggi, otomatis uang jajan kalian juga besar sekali hingga bisa beli apapun yang kalian ingini. Mama juga bisa rutin belanja keluar negeri dan sering main sama bronsky.

Suatu pagi, perusahaan tempat Ayah membudak menemukan surga di bumi. Beberapa spot seksi terbukti mengandung sumberdaya ruar biasa. Tapi ada masalah klasik, area itu dikuasai oleh sekelompok manusia yang berkumpul membentuk sebuah negara. Kali ini negara yang sok religius dan sok demokratis.

Sesuai prosedur, agar perusahaan bisa mengeruk tanpa gangguan dari penduduk sekitar, maka perusahaan segera menugaskan beberapa divisi yang salah satunya adalah divisi khusus untuk negeri religius dibawah pimpinan Ayah.

Hanya dalam beberapa waktu, divisi “perijinan” sudah membeli semua harga diri birokrat terkait hingga ijin keruk terbit dengan masa berlaku nyaris abadi. Divisi “relasi publik” bergerak untuk memenuhi semua media dengan berita-berita pembodohan dan pengalih perhatian; wartawan matre, tweeps, faceboker sampai para blogger influencer diberi ‘beasiswa’ agar mendukung misi perusahaan. Divisi “pendidikan” memastikan agar menteri pendidikan membuat kurikulum yang secara sistematis membunuh daya kritis dan kreativitas anak sejak langkah pertama masuk sekolah. Divisi “spiritual” membuat guru-guru spiritual mengajak murid-muridnya diam, tidak kritis, tidak peduli dan tidak bersuara, melulu sibuk trance dengan otak yang penuh dengan kebahagiaan. Divisi ‘ekonomi’ membuat para pejabat sangat buncit dan mahir bermain statistik untuk pencitraan.

Nah… tinggal divisi religius yang dipimpin Ayah yang belum mulai berprestasi. Tugasnya adalah menemukan sebuah agama yang bisa disponsori eksistensinya. Tentu saja agama yang dipilih harus agama yang sejalan dengan misi perusahaan. Agama yang bisa membuat manusia sekitar area, bahkan kalau perlu membuat manusia di seluruh alam semesta membiarkan perusahaan melakukan eksploitasi sepuasnya tanpa gangguan.

Untungnya Ayah sudah diberi beberapa kriteria, harus seperti apa sifat agama yang akan disponsori:

1. Mengajari manusia untuk sangat tergantung pada opini-opini pemuka agama yang otoriter. Jadi Ayah bisa mengendalikan jutaan manusia hanya dengan menguasai beberapa pemimpin agama.
2. Mengajari manusia untuk menyembah Tuhan secara kroyokan, kumpal kumpul, grudak gruduk, polutif, berisik dan intimidatif. Gerombolanisme ini lebih mudah digembala dan bagus untuk mengeliminasi individu yang tidak kooperatif dan sok kritis.
3. Pesan-pesan dalam kitab sucinya harus sangat multitafsir, kontradiktif dan dipenuhi pesan hipnotif yang menumbuhkan arogansi dan rasa paling benar sendiri bagi pembacanya. Ini bagus agar umatnya tidak pernah kompak, terpecah dalam berbagai sekte dan tiap saat bisa dibuat sibuk dengan pertengkaran-pertengkaran suci yang religius.
4. Kitab sucinya harus terlalu suci untuk ditafsirkan oleh sembarang orang. Siapapun boleh baca, tapi hanya segelintir pemuka yang diijinkan memakainya untuk bikin opini dan menggerakkan massa. Ini perlu agar pemuka agama yang dikuasai perusahaan tidak punya saingan.
5. Menyembah Tuhan yang Maha Gila Hormat, Maha Haus Darah, Maha Pemarah, Maha Pencemburu, Maha Penuh Kebencian terhadap orang yang tidak beriman dan Maha Perlu Dibela. Ini supaya manusia jadi takut dan mudah diatur tapi tetap bersemangat membela Tuhan dari segala ancaman, baik darat, laut, udara maupun online.
6. Mengajari umat untuk gemar mengurusi selangkangan orang lain, suka ikut ngatur urusan ibadah orang lain, dan tidak mengizinkan penggunaan akal tanpa restu pemuka agama. Kesibukan mengurusi selangkangan dan keimanan tetangga akan membuat manusia lupa menggunakan akal untuk memikirkan hal-hal yang lebih bermanfaat.
7. Menjanjikan kenikmatan fisik setelah kematian dengan syurga yang nikmatnya surgawi dan neraka yang sakitnya luar biasa nerakawi. Janji surga ini untuk membantu agar manusia bisa tetap sabar, nrimo, pasrah dan tawakal walau dimiskinkan, dibodohi dan ditindas akibat perselingkuhan Penguasa, Pemuka agama, Media dan Perusahaan. Sedangkan ancaman siksa neraka bermanfaat untuk menteror siapapun yang tidak mau menurut pada opini pemuka agama.
8. Mendidik umat untuk selalu mengkambinghitamkan Setan dan Tuhan dalam setiap kesulitan yang diderita. Kalau gagal mengendalikan nafsu maka itu salah setan yang suka menggoda. Kalau ditimpa bencana alam atau kecelakaan maka itu gara-gara Tuhan yang iseng memberi cobaan. Ini bagus untuk mencetak pribadi-pribadi sok religius yang gemar menyalahkan pihak lain, pasrah dan tidak suka bertanggung jawab.

Perusahaan menggaji Ayah berdasarkan prestasinya dalam pekerjaan, kalau gagal menemukan Agama yang paling sempurna sesuai kriteria diatas, maka Ayah bisa dipecat. Uang jajan kalian dan gaya hidup mama bisa terancam.

Ayo, bantu ayah menemukan Agama yang paling sempurna! Lakukan tanpa menyebut label/merk dagang, karena dinding punya telinga, mata-mata perusahaan kompetitor ada dimana-mana.

Apakah kamu cukup cerdik untuk melakukannya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s